“Dari Impianlah
yang Sifatnya Memacu Seseorang ingin Bahagia Dunia dan Akhirat ”
Jika impian
akan terwujud dengan sebuah kenyataan,hati siapa yang tidak senang??? pastilah
senang bahkan tak menyangka.Ibarat mimpi atau Kembang tidur.Berawal dari
mimpilah seseorang mendapatkan kebahagiaan tapi juga dengan keyakinan akan
membentuk sebuah kekuatan. Kekuatan yang besar akan tercapai impian seseorang.
Impian ibarat roda yang berputar kadang keatas kebawah menampuh perjalanan yang
panjang,apakah kita bisa mempertahankan dalam satu tujuan hidup yang kita
inginkan.
Tak hanya
itu,dalam meraih impian atau cita-cita pastilah ada liku-likunya.Dengan
liku-liku itu akan menjadi sesuatu yang indah apabila kita mampu bertahan dalam
keyakinan kuat akan sebuah impian.
Saat hari
pertama kuliah di kampus,kakak tingkat memperkenalkan diri dan menantang kami
untuk berkenalan dengan seseorang yang belum kami kenal. Saya dan teman-teman
berdiri kemudian di panggil satu persatu. Disaat saya dapat panggilan pertama
dengan wajah yang percaya diri(pede) sedikit malu dengan muka yang merah.Cepat
sebut nama kamu kata kakak tingkat, "Assalamu’alaikum.” Namaku Sarjani
Calon Sarjana. Asal Sekolah”SMAN 12 BANJARMASIN kemudian teman-teman saya dan
kakak tingkat kuliah ketawa semuanya.
Tak
lama beberapa menit kemudian kakak tingkat memberikan pertanyaan.Mengapa kamu
memilih jurusan Pendidikan
Sosiologi?.Padahal jurusan
lain juga banyak yang
ada di UNLAM. Dengan pede nya,
muka yang merah saya menjawab. "Saya mengambil jurusan Pendidikan
Sosiologi ini karena untuk menambah ilmu
pengetahuan tentang masyarakat(sosial) serta jiwa saya mempunyai
sifat sosial yang tinggi.
Setelah
selesai memperkenalkan diri, saya mulai
banyak di kenal teman-teman satu
jurusan.Salah salah satu teman bertanya lagi
mengapa kamu memanggil diri kamu
Sarjani Sarjana. Mau tau jawabannya?? Ya mau tau.Nama Sarjani
Sarjana(S2) itu berawal dari kelas 1 SMA keinginan kuat saya ingin
menjadi “Sarjana” agar saya bisa
menaikkan haji orang tua juga Orang Tua
saya memberi nama Sarjani itu agar anaknya menjadi
Sarjana. Meskipun keadaan keluarga
saya pas-pas an ayah
sebagai petani sedangkan
ibu sebagai ibu
rumah tangga ."Ah yang benar?" kata teman
saya.”Ya benar”. Apa motivasi
kamu agar tercapai
impianmu? Motivasi saya adalah “Semangat terus semangat dalam keadaan apapun.”
"Saya
selalu bermimpi untuk
mendapatkan pendidikan tinggi akhirnya tercapai dan kini saya sedang
masih menjalani kuliah semester pertama. Kata orang jadi anak kuliah enak bisa
ini bisa itu.Apalagi setelah jam kuliah usai, kami pulang masing-masing kerumah
atau ke kost dan ada juga tidak mau pulang suka di kampus(sakadomas) ada yang
bermain online,facebook dan game.
Kami
semua mahasiswa Anak Sosiologi(Bubuhan Sosiologi). Dalam 6 bulan Sekarang
selalu akrab bersama dan pada awal tahun 2013 ini kami di hadapkan oleh final
test(ujian) semester pertama,inilah pertama kalinya kami menghadapi Ujian di Kuliah, deg-deg kan hati
dapatnya.Semoga saja ujian yang kami hadapi sekarang di berikan kemudahan oleh Allah SWT & mendapatkan hasil yang baik sesuai yang
diharapkan.
Pada
akhirnya kami semua berharap semoga cita-cita atau impian terkabul dan tidak
akan pernah kami lupa bahwa impian itu adalah awal dari pengharapan yang di
capai semaksimal mungkin. Apa yang kita inginkan haruslah diraih,dicapai dan di
gapai karena setiap orang harus yakin akan sebuah impian .
***
“Hidup tanpa adanya Keyakinan tidak akan
Tercapai Suatu Keinginan ataupun Impian.”

Malam hari
saat acara LDKPO/OSPEK/MOS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar